Franchise Subway merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan. Saat ini, Subway menjadi tempat makan sekaligus tongkrongan yang populer di kalangan anak muda.
Subway merupakan restoran siap saji dengan menu andalannya berupa sandwich. Pelanggan bisa menikmati hidangan sandwich lezat yang diolah secara langsung.
Melihat eksistensi Subway, restoran asal Amerika ini dapat dijadikan ide bisnis yang menguntungkan. Sebelum memulainya, ketahui terlebih dahulu tentang sejarah, kelebihan, cara dan harganya.
Subway pertama kali berdiri pada tahun 1965 silam di Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat. Pelopor yang mendirikan Subway adalah Fred DeLuca dan Dr. Peter Buck.
Salah satu daya tarik dari restoran cepat saji ini, yakni menerapkan konsep Build Your Own Sandwich. Dimana, pelanggan bebas memilih sendiri bahan-bahan untuk membuat sandwich sesuai selera.
Karena konsep yang unik inilah, Subway mampu berkembang pesat. Terbukti, franchise Subway kini sudah tersebar di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia.
Subway masuk ke Indonesia pertama kali pada 1991 lalu. Kala itu, Subway mendominasi pusat perbelanjaan di sejumlah kota-kota besar, seperti Jakarta dan Bali.
Namun, pada 2000 Subway tidak lagi beroperasi di Indonesia. Hal ini karena persaingan dan tantangan pasar.
Pada tahun 2021, Subway kembali beroperasi di Indonesia. Permintaan masyarakat Indonesia meningkat setelah Subway dipromosikan melalui tayangan drama-drama Korea.
Subway telah menjadi bisnis franchise yang memiliki loyalitas tinggi dan pengenalan brand yang kuat, sehingga memudahkan pelaku bisnis untuk mendapatkan pelanggan. Untuk memulai bisnis waralaba ini membutuhkan dana yang relatif terjangkau.
Selain itu, Subway memberikan pelatihan, dukungan yang berkelanjutan, hingga strategi pemasaran. Hal ini memberikan kemudahan bagi pelaku bisnis untuk berkembang.
Menariknya lagi, Subway adalah bisnis waralaba yang fleksibel. Artinya, menu yang akan disajikan dapat disesuaikan dengan selera masyarakat lokal.
Memulai bisnis franchise ini, dapat diawali dengan melakukan riset pasar. Pastikan tempat yang akan digunakan untuk membuka Subway strategis, sehingga akses pelanggan semakin mudah. Ada baiknya, membuka Subway di kota-kota besar yang padat dengan anak sekolah, mahasiswa, atau pekerja kantoran.
Setelah itu, siapkan dananya. Dana untuk membuka franchise Subway berkisar antara Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar. Biaya ini sudah termasuk lisensi, peralatan, operasional awal dan renovasi.
Kemudian, ajukan kerjasama dan perjanjian ke Subway terdekat. Jika sudah mendapatkan persetujuan, mulailah untuk mempersiapkan tempat, membeli peralatan, membeli bahan, hingga perekrutan karyawan.
Supaya bisnis franchise ini semakin berkembang, jangan lupa lakukan promosi secara massif. Kelola Subway dengan manajemen yang baik agar mampu bersaing dengan bisnis kuliner lainnya.
Informasi tentang franchise Subway di atas dapat dijadikan sebagai acuan untuk membuka bisnis kuliner. Jika tertarik untuk mencoba bisnis franchise lainnya, Rindu Minang bisa menjadi salah satu pilihan yang sangat tepat.
Rindu Minang adalah bisnis franchise usaha restoran Padang. Bergabung dan menjadi bagian dari Rindu Minang dapat meraup keuntungan hingga ratusan juta perbulan.
Tak hanya itu, Rindu Minang memiliki investasi yang cukup terjangkau dan BEP 12 sampai 24 bulan. Memberikan dukungan pencarian lokasi dan Sumber Daya Manusia (karyawan). Selama masa kontrak berjalan, mendapatkan dukungan dari tim bisnis.
Selain franchise Subway, Rindu Minang menjadi salah satu ide menarik bagi yang ingin memiliki bisnis kuliner dengan konsep café dan restoran. Apalagi, keuntungan 100% menjadi milik mitra dengan beragam pilihan kemitraan Rindu Minang.