Bisnis franchise Chatime tengah menjadi salah satu pemain besar dalam industri minuman kekinian dan cukup menggiurkan bagi para pebisnis. Tidak heran karena memang minuman kekinian asal Taiwan ini sangat populer baru-baru ini.
Brand minuman teh susu kekinian asal Taiwan ini memang melebarkan bisnisnya dalam bidang franchise. Sebelum masuk ke Indonesia pada tahun 2011 lalu, Chatime telah membuka cabang di beberapa negara besar di dunia, seperti Malaysia, Amerika Serikat, China, Vietnam dan Australia.
Chatime merupakan salah satu jenis minuman kekinian yang sangat populer. Minuman ini diminati oleh hampir semua kalangan, termasuk anak-anak muda, karena rasa dan toppingnya yang khas dan menyegarkan.
Minuman kekinian ini pertama kali hadir pada tahun 2005 di Taiwan. Pada tahun 2006 barulah pengelolanya memasarkan brand ini secara global dengan sistem waralaba atau franchise. Selain di Taiwan, gerai franchise pertama juga ada di California, Amerika Serikat.
Chatime mulai masuk ke Indonesia pada tahun 2011, tepatnya di Mall Living World Alam Sutera, Tangerang. Di indonesia, lisensi minuman teh susu kekinian ini berada di bawah naungan PT Food Beverages Indonesia.
Dengan lisensi tersebut PT Food Beverages Indonesia mempunyai izin untuk membuka dan menutup gerai Chatime di seluruh Indonesia. Pada tahun 2020 lalu, tercatat sudah ada 275 gerai Chatime yang beroperasi di Indonesia.
Sebagai pelopor minuman kekinian, Chatime menyediakan banyak pilihan menu dengan tambahan topping yang beragam. Pilihan menu yang bervariasi ini menjadi salah satu aspek yang menarik para konsumen. Lebih menariknya lagi, konsumen bisa mengatur tingkat atau kekuatan rasa manis, asam hingga segar sesuai dengan selera.
Peluang usaha minuman Chatime ini terbilang sangat menjanjikan. Pasalnya, hingga saat ini Chatime masih menjadi salah satu minuman kekinian paling favorit, khususnya di kalangan anak muda.
Total sudah ada 275 gerai Chatime di seluruh penjuru Indonesia. Ini menandakan bahwa Chatime mampu bersaing dengan minuman kekinian lainnya di sektor bisnis kuliner.
Meski memiliki peluang yang besar, Anda harus mengubur harapan untuk bisa membuka bisnis franchise minuman teh susu asal Taiwan ini. Hal tersebut karena Chatime Indonesia telah memutuskan untuk tidak lagi membuka peluang kemitraan.
Namun jika Anda memang berminat dan memiliki modal besar untuk memulainya, Anda bisa mencoba membeli lisensi Chatime dari luar negeri. Umumnya, biaya yang diperlukan sebagai deposit awal untuk membuka franchise ini dari luar negeri adalah 50 ribu dolar Amerika Serikat.
Sayangnya, biaya tersebut belum termasuk dengan biaya selain paket franchise Chatime, sperti biaya sewa lokasi dan pegawai. Selain itu, Anda juga harus menyediakan dana royalti bulanan ganti penggunaan nama dan konsep brand yang cukup tinggi karena bukan berasal dari dalam negeri.
Bagi Anda yang belum memiliki kesempatan untuk membuka bisnis franchise yang potensial ini, tidak perlu khawatir. Sebab ada begitu banyak mitra franchise lain yang tidak kalah populer dari Chatime. Mulai dari franchise Rindu Minang, Warkop Naik Kelas atau Barbertopia. Segera gabung untuk mendapatkan keuntungan hingga jutaan rupiah per bulan!
Itulah pembahasan seputar bisnis franchise Chatime yang mungkin perlu Anda ketahui. Meski PT Food Beverages Indonesia tidak lagi membuka kemitraan untuk bisnis franchise, Anda bisa membelinya dari luar negeri jika memiliki modal mumpuni. Namun, jika tidak, Anda bisa mencoba untuk membeli bisnis franchise minuman kekinian lainnya yang tak kalah populer.